Sangoma PBXact: Mengenal PBXact 40, 60 dan 100 untuk Kebutuhan Bisnis

Sangoma PBXact: Mengenal PBXact 40, 60 dan 100 untuk Kebutuhan Bisnis

Memahami platform PBXact, kapasitas sistem, fitur komunikasi dan cara memilih model IP-PBX Sangoma sesuai kebutuhan bisnis.

Setelah mengenal IP-PBX Sangoma, pertanyaan berikutnya biasanya adalah: PBXact mana yang sesuai untuk kebutuhan perusahaan?

Sangoma menyediakan beberapa pilihan platform PBXact dengan kapasitas yang berbeda. Dalam pembahasan ini kita akan mengenal PBXact 40, PBXact 60 dan PBXact 100, sekaligus memahami mengapa pemilihan IP-PBX sebaiknya tidak hanya berdasarkan jumlah extension.

Poin penting:
Memilih IP-PBX bukan sekadar menghitung jumlah telepon. Jumlah extension, concurrent calls, SIP Trunk, kebutuhan call center, traffic jaringan dan rencana pengembangan sistem semuanya perlu dipertimbangkan.

Apa Itu Sangoma PBXact?

PBXact adalah platform IP-PBX dari Sangoma yang dirancang untuk kebutuhan komunikasi bisnis berbasis IP.

Dalam implementasinya, PBXact dapat menjadi pusat pengelolaan komunikasi perusahaan, mulai dari extension internal hingga berbagai fungsi telephony seperti IVR, call routing, voicemail, call recording, conference dan kebutuhan call center.

PBXact juga memiliki hubungan yang erat dengan ekosistem teknologi Asterisk. Asterisk sendiri merupakan platform open-source yang banyak digunakan dalam dunia IP telephony.

Namun dalam implementasi bisnis, yang digunakan bukan sekadar instalasi software PBX. Perencanaan jaringan, endpoint, SIP Trunk, security, konfigurasi dan maintenance tetap menjadi bagian penting dari keseluruhan sistem.

PBXact 40, 60 dan 100

Salah satu pilihan produk PBXact yang dapat dipertimbangkan adalah PBXact 40, PBXact 60 dan PBXact 100.

Model Posisi Produk Contoh Kebutuhan
PBXact 40 Kapasitas lebih kecil Kantor kecil hingga deployment dengan kebutuhan komunikasi yang lebih sederhana
PBXact 60 Kapasitas menengah Perusahaan dengan extension dan kebutuhan komunikasi yang lebih besar
PBXact 100 Kapasitas lebih besar Perusahaan dengan jumlah user, traffic dan kebutuhan komunikasi yang lebih tinggi

Tabel tersebut memberikan gambaran sederhana mengenai segmentasi produk. Dalam praktiknya, model yang tepat tidak boleh ditentukan hanya dari angka 40, 60 atau 100.

Extension Bukan Satu-satunya Parameter

Kesalahan yang cukup umum dalam memilih IP-PBX adalah menganggap kapasitas sistem hanya berdasarkan jumlah extension.

Misalnya sebuah perusahaan memiliki 50 extension. Belum tentu kebutuhan sistemnya sama dengan perusahaan lain yang juga memiliki 50 extension.

Perusahaan pertama mungkin hanya membutuhkan telepon internal. Perusahaan kedua mungkin memiliki call center, SIP Trunk, recording dan puluhan panggilan bersamaan.

Beban kedua sistem tersebut jelas berbeda.

Parameter yang perlu diperhatikan:

  • Jumlah extension
  • Jumlah concurrent calls
  • Jumlah SIP Trunk
  • Kebutuhan IVR
  • Kebutuhan call center
  • Call recording
  • Conference
  • Remote extension
  • Kebutuhan antar-cabang
  • Rencana ekspansi perusahaan

Apa Itu Concurrent Calls?

Concurrent calls adalah jumlah panggilan yang berlangsung secara bersamaan pada suatu sistem.

Ini berbeda dengan jumlah extension.

Contohnya, perusahaan dapat memiliki 100 extension tetapi pada jam sibuk hanya terdapat 20 panggilan aktif secara bersamaan. Sebaliknya, call center dengan jumlah agent yang lebih sedikit dapat menghasilkan traffic panggilan yang jauh lebih tinggi.

Karena itu, teknisi perlu melihat pola penggunaan telepon, bukan hanya jumlah user.

PBXact untuk Kebutuhan Call Center

Salah satu alasan perusahaan mempertimbangkan platform seperti PBXact adalah kebutuhan komunikasi yang lebih kompleks, termasuk call center.

Dalam sistem call center, IP-PBX tidak hanya menyediakan extension. Sistem perlu mengatur aliran panggilan dari pelanggan menuju agent.

Contoh Alur Call Center

Incoming Call

IVR

Queue

Agent

Recording / Reporting

Karena itu, jika PBXact akan digunakan untuk call center, perencanaan kapasitas harus memperhitungkan jumlah agent, pola panggilan, jumlah simultaneous calls dan kebutuhan recording maupun reporting.

PBXact dan SIP Trunk

SIP Trunk menjadi salah satu komponen penting dalam sistem IP-PBX modern.

Dengan SIP Trunk, koneksi antara IP-PBX dan provider telekomunikasi dapat menggunakan protokol SIP melalui jaringan IP.

SIP TRUNK

PBXact

IP Phone / Extension

Dalam perencanaan deployment, jumlah channel SIP, pola incoming dan outgoing call serta kebutuhan failover perlu dipertimbangkan sejak awal.

PBXact dan IP Phone

PBXact berfungsi sebagai pusat pengelolaan sistem, sedangkan IP Phone menjadi salah satu endpoint yang digunakan oleh user.

Konfigurasi extension, authentication, provisioning dan parameter SIP harus dirancang agar IP Phone dapat berkomunikasi dengan IP-PBX secara stabil.

Karena itu, pemilihan IP-PBX sebaiknya dilakukan bersamaan dengan perencanaan endpoint dan jaringan.

Bagaimana Menentukan PBXact 40, 60 atau 100?

Tidak ada satu model yang otomatis paling baik untuk semua perusahaan.

Cara yang lebih tepat adalah menghitung kebutuhan aktual kemudian memberikan ruang untuk pertumbuhan.

LANGKAH 1 — Hitung User
Berapa extension yang dibutuhkan saat ini dan berapa estimasi user dalam beberapa tahun ke depan?
LANGKAH 2 — Hitung Traffic
Berapa jumlah panggilan yang mungkin berlangsung secara bersamaan?
LANGKAH 3 — Tentukan Fitur
Apakah membutuhkan IVR, call center, recording, conference, SIP Trunk atau remote extension?
LANGKAH 4 — Siapkan Pertumbuhan
Jangan memilih kapasitas yang terlalu pas jika perusahaan diperkirakan berkembang dalam waktu dekat.

Jangan Hanya Memilih Berdasarkan Harga

Dalam pengadaan IP-PBX, harga perangkat memang penting. Namun, biaya implementasi sistem komunikasi tidak berhenti pada pembelian hardware atau software.

Perusahaan juga perlu mempertimbangkan instalasi, programming, konfigurasi jaringan, SIP Trunk, IP Phone, security, troubleshooting dan maintenance.

IP-PBX dengan kapasitas yang terlalu kecil dapat menimbulkan masalah ketika jumlah user atau traffic meningkat. Sebaliknya, kapasitas yang terlalu besar juga dapat menyebabkan investasi menjadi tidak efisien.

Implementasi PBXact di Bandung

Untuk perusahaan di Bandung dan Bandung Raya, pemilihan PBXact sebaiknya dilakukan setelah kebutuhan sistem dianalisa secara menyeluruh.

CV. Amanah dapat membantu melakukan analisa kebutuhan, perencanaan topology, pemilihan konfigurasi, instalasi, programming, integrasi IP Phone dan SIP Trunk, troubleshooting serta maintenance sistem IP-PBX.

Butuh Sangoma PBXact untuk Bisnis di Bandung?

Jangan menentukan model IP-PBX hanya berdasarkan jumlah extension.

Hubungi CV. Amanah untuk konsultasi kebutuhan, pemilihan kapasitas, instalasi, konfigurasi dan maintenance Sangoma PBXact sesuai kebutuhan bisnis Anda.

Kesimpulan

Sangoma PBXact 40, 60 dan 100 dapat digunakan untuk kebutuhan deployment dengan skala dan kebutuhan komunikasi yang berbeda.

Namun, pemilihan model yang tepat membutuhkan analisa terhadap jumlah extension, concurrent calls, SIP Trunk, call center, recording, IP Phone, jaringan dan rencana pengembangan perusahaan.

Dengan pendekatan tersebut, IP-PBX tidak hanya menjadi perangkat telepon, tetapi menjadi bagian dari infrastruktur komunikasi bisnis yang dapat dikembangkan sesuai kebutuhan perusahaan.

CV. Amanah siap membantu perusahaan di Bandung merancang dan mengimplementasikan sistem IP-PBX Sangoma secara tepat sesuai kebutuhan teknis dan operasional.

[HUBUNGI KAMI]

baca juga :

IP-PBX Sangoma Bandung: PBX Premium with Open Source dan Built-in Call Center

Ekosistem IPPBX Sangoma